Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sakit hati diancam dipecat, Ipan bobol kantor KPU

Sakit hati diancam dipecat, Ipan bobol kantor KPU Ilustrasi Pencurian. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelaku pembobolan dan pencurian di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang, Senin (16/3) lalu, akhirnya terungkap. Pelaku tak lain adalah pegawainya sendiri yang berstatus honorer di bagian logistik, bernama Muhammad Ridwan alias Ipan (26).

Takut akan ditangkap setelah menyesali perbuatannya, warga Perumahan Griya Asri Blok O, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Palembang itu, akhirnya menyerahkan diri ke kantor polisi, Selasa (17/3) malam.

Kepada petugas, Ipan mengaku nekat mencuri di kantornya lantaran sakit hati terhadap atasannya, yang kerap mencemooh dan mengancam akan memecatnya karena sering tak masuk kerja.

Terakhir, ancaman pemecatan itu dia terima sehari sebelum kejadian. "Sakit hatilah, dicemooh terus, bahkan mau dipecat. Itu sudah sering dia (atasannya) bilang ke saya," ungkap tersangka Ipan di Mapolsek Ilir Timur I Palembang, Rabu (18/3).

Diakuinya, dia terpikir akan membobol dan mencuri barang-barang di kantornya secara spontan. Dari aksinya, tersangka Ipan berhasil membawa kabur satu unit laptop, uang tunai sebesar Rp 15 juta dan cek kosong.

"Memang lagi sepi, saya masuk dari jendela dan ambil barang-barang di ruang keuangan," kata dia.

Kapolsek Ilir Timur I Palembang AKP Zulkarnain mengungkapkan, tersangka datang ke kantornya untuk menyerahkan diri. Meski demikian, tersangka tetap akan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

"Memang hukumannya bisa saja berkurang karena menyerahkan diri. Tersangka mengakui perbuatannya," tukasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP