Sakit hati, Alif unggah foto bugil mantan pacar di Facebook

Reporter : Dwi Prasetya | Selasa, 5 Februari 2013 01:30




Sakit hati, Alif unggah foto bugil mantan pacar di Facebook
facebook. © Crunchbase.com

Merdeka.com - Akibat mengunggah foto mantan pacar dalam pose telanjang ke jejaring sosial Facebook dan juga memeras uang, Alif (23), warga Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, kota Depok, diringkus polisi.

Tersangka saat ditemui diruang pemeriksaan Polda Banten mengaku melakukan perbuatannya itu karena sakit hati pacarnya menolak saat diajak berhubungan intim.

"Sakit hati kan saya sudah jauh-jauh dari Depok, sampai ongkos pinjam uang ke teman saya, tapi setelah ketemu malah dia gak mau," kata Alif, Senin (4/2).

Terkait memeras uang korban, tersangka mengaku hal itu dilakukan karena ibunya butuh uang. "Saya kan cuma tinggal sama ibu saya, bapak sudah sudah tidak ada (meninggal)," ujarnya.

Dirreskrim Polda Banten, Kombes Pol Purwo Cahyoko mengatakan, penangkapan tersangka bermula dari laporan korban berinisial II (21), warga Kota Cilegon. Korban melaporkan Arif karena telah mengunggah foto syurnya di jejaring sosial Facebook.

"Setelah melakukan penyelidikan selama satu bulan, akhirnya pada 31 Januari 2013 tersangka RI berhasil ditangkap di rumahnya," ujar Purwo.

Purwo menjelaskan, hubungan sepasang mereka berawal dari perkenalan di Facebook. Setelah itu keduanya kemudian menjalin hubungan melalui Facebook. Satu bulan berjalan hubungan, tersangka membujuk korban untuk mengirim foto bugil. Korban yang percaya kemudian menuruti permintaan dengan mengirimkan sejumlah foto melalui BlackBerry Messenger (BBM) ke tersangka yang juga mengaku sebagai anggota Brimob Mabes Polri.

"Tersangka mengajak tidur korban setelah mendengarkan pengakuan hasil bujuk rayunya tentang korban pernah melakukan hubungan seks saat berpacaran dengan pria lain," ungkap Purwo.

Setelah sepakat akan berhubungan intim keduanya bertemu di sebuah hotel di kawasan Merak, Cilegon. Namun, rencana itupun batal, saat akan masuk hotel korban berubah pikiran karena mengaku dihubungi temannya untuk meminta tolong memperbaiki laptop.

"Dalam perjalanan pulang, korban menerima SMS dari pelaku yang isinya mengancam," ujarnya.

Beberapa hari kemudian, korban mendapat kabar dari temannya bahwa ada akun facebook bernama 'Irvy Pratama' yang memuat foto-foto syur korban dengan sejumlah pose.

"Korban yang terkejut langsung menghubungi tersangka. Tersangka malah meminta uang Rp 5 juta dengan berjanji akan menghapus akun facebook. Tapi korban hanya mentransfer uang sebanyak Rp 200 ribu. Namun akun facebook belum juga di hapus, korban kembali mentransfer uang sejumlah Rp 800 ribu, tersangka tetap meminta Rp 5 juta. Karena tidak dihapus juga, akhirnya korban melapor ke Polda," jelas Purwo.

Purwo menambahkan, akibat perbuatannya, tersangka dijerat degan pasal berlapis, yakni Pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) dan (4) Undang-undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

"Ancaman hukumannya enam tahun dan atau denda Rp 1 miliar," tegasnya.

[hhw]

KUMPULAN BERITA
# Facebook

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Pekanbaru marak pencurian, polisi kerahkan tim pemburu preman
  • Ahmad Dhani, Al, El dan Safeea serba putih di resepsi Raffi Ahmad
  • Penampakan awal karir Miranda Kerr, seperti apa?
  • Besok Bandung gelar street festival, hindari kawasan Gasibu
  • Pesan Raffi Ahmad untuk Olga Syahputra di pernikahannya
  • Jokowi minta media setop spekulasi tanda merah & kuning dari KPK
  • Jokowi belum akan tetapkan Hari Santri pada 1 Muharram ini
  • Diumumkan besok, susunan kabinet Jokowi takkan berubah lagi
  • Dukung kabinet bersih, relawan minta KPK tangkap Rini Soemarno
  • Pernah gagal, Aldi Taher optimis bina keluarga samara
  • SHOW MORE