Sajikan wanita pemuas syahwat, 40 warung remang-remang dibongkar
Merdeka.com - Aparat Satpol PP Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, membongkar sebanyak 40 bangunan kafe dan warung remang-remang di Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri yang dijadikan sebagai tempat prostitusi.
"Sebelum dibongkar, kami sudah memberikan surat peringatan pertama, kedua dan ketiga, tapi pemilik bangunan mengabaikan," kata Kepala Satpol PP Pemkab Tangerang Yusuf Herawan di Tangerang, Rabu (1/6).
Yusuf mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi beberapa kali dengan pemilik bangunan dengan mediasi aparat Kecamatan Sukadiri, agar membongkar atas kesadaran sendiri.
Menurut dia, sejumlah bangunan tersebut dihancurkan dengan menggunakan alat berat. Sehingga puing-puing diangkut menggunakan truk untuk dibuang. Ketika bangunan tersebut dihancurkan, tidak ada pemilik bangunan yang melakukan perlawanan, karena memang mereka berjualan dengan menyuguhkan pekerja seks komersial (PSK).
Dalam penertiban, pihak Satpol PP setempat juga melibatkan aparat Kodim dan Polresta Tangerang, sebagai antisipasi perlawanan dan tindak kriminal pemilik bangunan.
Keberadaan bangunan tersebut meresahkan warga sekitar. Setiap malam terdengar musik dengan nada keras hingga dini hari dan banyak pengunjung yang mabuk.
Beberapa bulan lalu aparat Bagian Ketertiban Kecamatan Sukadiri, juga sudah merubuhkan belasan bangunan serupa. Tetapi, beberapa pekan kemudian dibangun kembali pemiliknya.
Semula bangunan yang terbuat dari bambu dan kayu itu hanya diperuntukkan menjual aneka kuliner masakan laut. Belakangan warung itu mulai sepi.
Seperti diberitakan Antara. Pemilik bangunan akhirnya menyediakan PSK sebagai pelaris. Bahkan para pemilik juga menyediakan kamar khusus untuk berkencan sehingga warung tersebut ramai dikunjungi tamu dari luar daerah.
Aparat Kantor Kecamatan Sukadiri, sudah berulangkali mengingatkan agar pemilik bangunan membongkar atas kesadaran sendiri. Tetapi mereka tetap tidak peduli. Pihaknya mengharapkan supaya pemilik tidak membangun kembali khawatir penduduk setempat melakukan tindak anarkis dengan cara membakar.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya