Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat kantornya diserang massa, Kapolsek Sabu Barat sedang berobat

Saat kantornya diserang massa, Kapolsek Sabu Barat sedang berobat Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Polsek Sabu Barat menjadi sasaran amukan massa. Massa yang sudah kadung emosi mencari pelaku penikaman secara brutal terhadap 7 siswa SDN 1 Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, NTT beberapa hari lalu.

Saat peristiwa amukan massa terjadi diketahui jika Kapolsek Sabu sedang tak ada di tempat.

"Kapolsek sedang sakit lagi berobat," ujar Kabag Mitra Ropenmas Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di kantornya, Rabu (14/12).

Awi mengungkapkan motif penyerangan karena massa kesal pelaku menikam secara membabi buta ke arah anak dibawah umur. "Karena permasalahan tersangka atau pelaku melakukan penganiayaaan terhadap anak-anak secara brutal tadi," ungkapnya.

Sayangnya, lanjut Awi, polisi kini kesulitan mengungkap motif pelaku menikam 7 siswa SDN I Sabu tersebut lantaran sudah tewas.

"Sementara kita dapatkan informasi dari sana ada situasi yang depresi terhadap pelaku tapi balik lagi waktu kita dalami yang terjadi kita malah mengamankan si tersangka karena amukan massa sehingga kita belum mendapatkan keterangan daripada tersangka keburu yang bersangkutan mendapatkan perlakuan penganiayaan dengan dilempari tadi itu," pungkasnya.

Sebelumnya, IR (32), tersangka penikaman tujuh murid SDN 1 Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas diamuk warga yang memaksa masuk ke ruang tahanan Polsek Sabu Barat.

"Informasinya seperti itu bahwa pelaku meninggal, massa dalam jumlah banyak masuk ke Polsek Sabu Barat dan menganiaya pelaku," kata Wakapolres Kupang Kompol Sriyati kepada wartawan, Selasa (13/12).

Peristiwa penganiayaan terhadap tujuh siswa SD Negeri Sabu Barat itu terjadi Selasa pukul 09.00 Wita, ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP