Saat jambret Sisca, Wawan hanya bawa golok tak bawa proposal
Merdeka.com - Salah satu tersangka penjambretan terhadap Sisca Yofie (34), Wawan mengaku beraksi secara spontan. Kala itu dia mengaku tengah meminta sumbangan untuk 17 Agustus bersama sang ponakan, Ade. Anehnya, Wawan sudah membekali diri dengan golok dan sama sekali tak bawa proposal sumbangan.
Ade sendiri mengaku sudah sering kali diajak Wawan, namun selalu menolak. Pada 5 Agustus lalu dia terpaksa menuruti kemauan sang paman karena takut. Tapi awalnya Wawan memberitahu akan minta sumbangan.
"Wawan pura-pura ke saya. Saya enggak mau diajakin minta sumbangan terus," kata Ade di Polrestabes Bandung kepada merdeka.com, Kamis (15/8).
Karena diancam, Ade akhirnya menuruti permintaan itu. Dia juga sempat diajak menenggak minuman keras sebelum beraksi. Saat itu kata Ade, Wawan sempat mengeluarkan golok dan berkata ingin menjambret.
"Pas kejadian saya hanya lihat golok, tidak lihat proposal. Bawa proposal dua hari sebelum kejadian," ungkapnya.
Ade membantah jika sudah ada target yang akan dijambret. Pasalnya, sebelum beraksi Wawan sama sekali tidak menyinggung soal Sisca. Dia juga mengaku belum pernah melihat Sisca meski tempat tinggalnya berjarak sekitar 1 kilometer dari kos wanita cantik itu.
Wawan juga mengaku belum pernah melihat Branch Manager PT Venera Multi Finance itu. "Saya belum pernah lihat Sisca. Semua spontan, tidak ada orang yang suruh saya," katanya.
Kasus ini menjadi sorotan karena ditemukan sejumlah kejanggalan. Sisca tewas dengan luka bacok di dahi dan tubuhnya terseret kurang lebih 500 meter karena rambutnya nyangkut di gir motor Satria yang dikendarai pelaku.
Lokasi tempat kos Sisca di Jalan Setra Indah Utara 2 Nomor 11 Cipedes, Sukajadi, Bandung, juga tergolong sepi. Kondisi jalan dari Sisca dijambret sampai mayatnya ditemukan juga tidak mulus. Selain itu jalan juga berkelok dan ada tiga sampai empat polisi tidur. (mdk/tts)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya