Saat ditangkap, pengedar sabu di Pidie gigit tangan polisi
Merdeka.com - Polres Pidie menangkap seorang pengedar sabu dengan cara undercover buy berinisial Ir (22), Rabu (13/4) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat ditangkap, tersangka melawan sampai menggigit tangan kanan petugas hingga nyaris putus.
Kasat Narkoba Polres Pidie, AKP Raja Aminuddin Harahap mengatakan, petugas menangkap tersangka di Desa Masjid Rompong, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie. Penangkapan itu atas laporan masyarakat yang resah dengan kelakuan tersangka.
"Saat ditangkap, tersangka sempat menggigit tangan Brigadir Muklis nyaris putus saat hendak ditangkap setelah melakukan undercover buy," kata AKP Raja Aminuddin Harahap, Kamis (14/4).
Lanjutnya, karena tersangka terus melawan hendak melarikan diri. Polisi langsung melumpuhkan tersangka di kakinya setelah terlebih dahulu memberikan tembakan peringatan ke udara. Tetapi, tersangka tidak menggubrisnya sehingga polisi terpaksa menembak di kaki kanan.
"Setelah kita lumpuhkan, kita kembali menemukan 3 paket lainnya dalam saku celana sebelah kanan tersangka," tutut Raja.
Total barang bukti narkoba jenis sabu yang disita dari tersangka sebanyak 4 paket siap edar. Keempat paket sabu itu dengan berat 1,25 gram. Barang bukti dan tersangka sudah diamankan di Mapolres Pidie.
"Tersangka waktu itu langsung dilarikan ke RSU Sigli untuk mendapatkan perawatan medis, setelah diperiksa, dokter menyatakan tersangka sudah bisa dibawa pulang dan langsung kita tahan," tutup Amin.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya