Saat ditangkap, pelayan kafe sempat menabrakkan motor ke polisi
Merdeka.com - Tintin Mulianti (26), pelayan kafe asal Banjar Pangkung Tanah, Desa Melaya, Jembrana, Bali mengaku mengonsumsi sabu lantaran banyak masalah.
Saat ditangkap Kamis (31/3) sekitar pukul 01.30 WITA, wanita beranak satu itu sempat melakukan perlawanan dengan cara menabrakkan motor yang dibawanya ke arah polisi yang hendak menyergapnya.
"Saya sudah sering ingatkan karyawan agar jangan sekali-kali menggunakan narkoba. Tapi kalau kejadiannya seperti ini itu sudah diluar tanggung jawab saya dan saya menyerahkan sepenuhnya kepada polisi," terang IKS, pemilik kafe tempat Titin bekerja, Kamis (31/3).
Sementara itu, Titin ditemui di Mapolsek Mendoyo mengaku membawa narkoba tersebut untuk dikonsumsi sendiri. Dia mengaku mendapatkan narkoba dengan membeli kepada seseorang.
"Saya banyak masalah dan yang bisa menenangkan hanya sabu. Saya tahu itu salah. Tapi saya yakin saya dipermainkan oleh teman," ujar Titin tanpa mau menyebutkan siapa yang mempermainkannya.
Karena penangkapan tersebut, Titin mengaku pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum. Namun dia berharap hukuman yang nanti diberikan kepadanya ringan. Dia juga mengaku baru sebulan menggunakan narkoba jenis sabu.
"Saya masih punya anak kecil yang butuh perhatian saya. Semoga saja ini bisa menjadi pertimbangan petugas nantinya," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya