Saat diperiksa, pemotor terobos Polres Banyumas cuma bilang 'Thagut'
Merdeka.com - Sampai saat ini, rumah pelaku penerobosan dan pembacokan di Mapolres Purbalingga terus digeledah. Polisi mengamankan sejumlah buku yang penuh coretan skema-skema, foto dan puluhan kartu sim telepon seluler. Diindikasikan serangan pelaku terkait jaringan teroris.
Kapolres Banyumas, AKBP Azis Andriansyah membenarkan bahwa rumah di desa Karang Aren, Kecamatan Kurtasari, Kabupaten Purbalingga merupakan kediaman pelaku yang menerobos dan membacok anggota polisi. Dari kediaman pelaku sejumlah barang telah diamankan untuk diselidiki lebih lanjut.
"Nanti ada tim ahlinya yang akan mendalami temuan-temuan di kediaman pelaku" kata Azis.
Azis menambahkan pelaku diketahui bernama Muhammad Ibnu Dar, kurang lebih berusia 23 tahun. Sampai saat ini, Ibnu masih bungkam saat dimintai keterangan. Dari keterangan warga, Ibnu tinggal sendiri di kediamannya.
"Saat diperiksa di polres. Pelaku hanya mengatakan thaghut, thaghut saja", imbuh Kapolres.
Azis bercerita, saat berhasil dibekuk pagi tadi usai menerobos Mapolres Banyumas, menabrak anggota polisi dan membacok anggota, Ibnu mengenakan ikat kepala. Di ikat kepala itu, ada tulisan semacam lambang dari ektremis ISIS.
"Indikasinya mengarah ke jaringan teroris. Akan kami dalami lagi. untuk sementara itu yang bisa saya sampaikan," kata Azis.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya