Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat Ahok minta didoakan bersikap baik hingga akhir hayat

Saat Ahok minta didoakan bersikap baik hingga akhir hayat Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kasus dugaan penistaan agama terus membayangi Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Akibat ocehannya terkait surat Al Maidah ayat 51 di Pulau Pramuka beberapa waktu lalu, Ahok didemo ratusan ribu orang dari berbagai ormas Islam pada 4 November lalu.

Massa yang saat itu longmarch dari Masjid Istiqlal ke Istana Negara mendesak agak proses hukum terhadap Ahok segera dilakukan. Alhasil, setelah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan gelar perkara, Bareskrim Polri menetapkan cagub DKI nomor urut satu itu menjadi tersangka.

Jika melihat ke belakang, sebelum polemik Al Maidah ayat 51 muncul, Ahok memang dikenal sebagai Gubernur DKI yang keras dan lantang dalam berbicara. Tanpa tedeng aling-aling, Ahok tak segan memarahi bawahannya yang tak becus bekerja.

Ahok juga kerap berkomentar keras terhadap orang lain yang dinilainya salah atau berbeda dengannya. Namun, rupanya kasus penistaan agama yang membelitnya dijadikan pelajaran oleh Ahok.

Ceritanya, saat sedang menerima pengaduan dari masyarakat di rumah pemenangannya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Ahok diberi nasihat oleh seorang warga bernama Abdul Muis.

Pria yang datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dan kursi roda itu mengharapkan adanya perubahan sikap dari Ahok. Sebab Abdul ingin agar Ahok memenangkan Pilgub dan kembali memimpin DKI.

"Harap sabar aja pak. (Saya harap) Bapak terpilih lagi jadi Gubernur," kata Abdul di hadapan Ahok, Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Mendapat nasihat dari Abdul, Ahok pun mendengarkannya dengan seksama. Setelah Abdul selesai menasihati, Ahok pun buka suara.

Dengan lirih Ahok mengaku sudah banyak yang mengingatkan dirinya untuk mengubah sikapnya. Ahok pun berjanji akan memperbaiki sikapnya ke depan.

Ahok lantas menyatakan tak pernah sama sekali berniat melukai perasaan umat muslim terkait pernyataannya menyingung surat Al Maidah ayat 51.

"Saya makasih pak. Memang saya akan memperbaiki sikap saya, sikap bicara yang dipakai. Jangan nantang-nantang orang juga pak. Saya sudah menyadari ini. Saya sudah sampaikan umat muslim perkataan saya itu melukai perasan. Dan saya enggak ada niat sama sekali melukai. Saya sudah (berubah), melalui peristiwa ini saya menyadari," kata Ahok.

Tak cuma itu, Ahok pun mengharapkan dukungan seluruh warga agar dirinya mampu menjaga sikap hingga akhir hayat.

"Kita dikasih fisik yang kuat yang baik, bukan buat nantang buat berantem juga. Saya juga lagi berusaha minta dukungan dan doanya. Ini selamanya bisa lebih baik. Doakan supaya saya punya sikap baik sampai meninggal," katanya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP