Merdeka.com tersedia di Google Play


RUU Aparatur sipil negara hapus pegawai honorer

Reporter : Yulistyo Pratomo | Kamis, 11 Juli 2013 22:33


RUU Aparatur sipil negara hapus pegawai honorer

Merdeka.com - Pemerintah akhirnya menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-undang tentang Aparatur Sipil Negara (RUU APN). Aturan ini tidak lagi mencantumkan tenaga kerja honorer sebagai tenaga perbantuan di lingkungan pemerintahan.

Di dalam pasal aturan baru ini hanya memasukkan unsur Pegawai Negara Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Jadi yang kedua ini diangkat oleh pejabat negara sesuai ketentuan berlaku, sesuai kebutuhan dan dalam jangka waktu tertentu, bisa satu, dua, tiga tahun. Jadi tidak ada lagi yang honorer, jadi selalu cuma ada dua macam, PNS dan PPPK," jelas Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar di Istana Negara, Kamis (11/7).

Tak hanya itu, aturan ini juga mengatur mengenai promosi jabatan dengan sistem lelang jabatan ala Jokowi. Setiap calon pejabat eselon I dan II akan diuji terlebih dahulu kompetensinya berdasarkan beberapa hal.

"Harus diuji dulu kompetensinya, kompetensi pribadi, kompetensi pekerjaan dan manajemen manusia. Kemudian dilihat track recordnya, lulus atau tidak," tandasnya.

Untuk menjaga agar seluruh kebijakan dapat berjalan dengan baik, pemerintah juga akan membentuk komisi aparatur sipil negara. Lembaga ini yang akan menerapkan kebijakan-kebijakan terkait penerimaan dan penempatan pejabat pemerintah.

"Karena kita sudah ada menpan, ada BKN dan LAN, jadi komisi aparatur sipil negara ini hanya menjamin atau memonitor apakah setiap departemen di daerah terjadi proses meritokrasi, menunjuk pejabat itu berdasarkan pemilihan yang fair dan akan merubah penataan pegawai kita menjadi lebih modern," paparnya.

[dan]

KUMPULAN BERITA
# Honorer

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Honorer, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Honorer.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Sudah 181 orang tewas akibat feri karam di Korea Selatan
  • 6 Hidangan Myanmar yang wajib dijajal pecinta kuliner
  • Ini kata Mendagri soal tudingan penyelewengan teknologi e-KTP
  • Siswi SMP di Ngawi yang digerebek mesum dikenal berparas cantik
  • PLN absen bayar dividen agar rakyat tak hidup pakai petromak
  • Wika ditawari proyek MRT di Arab Saudi
  • Kasus sodomi anak TK, LPSK panggil Kepsek JIS
  • Prekuel Crouching Tiger Hidden Dragon Segera Digarap
  • Persiapan Brasil dipertanyakan (lagi)
  • SBY perintahkan pemadaman api di Pasar Senen sampai tuntas
  • SHOW MORE