Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rupiah melemah, Wakil Ketua DPR salahkan Sofyan Djalil

Rupiah melemah, Wakil Ketua DPR salahkan Sofyan Djalil agus hermanto. ©youtube

Merdeka.com - Bank Indonesia menyatakan meningkatnya nilai tukar Dolar Amerika Serikat membuat Rupiah semakin melemah. Pada Kamis (12/3) pekan lalu, nilai tukar rupiah mencapai Rp 13.176 per Dolar AS.

Karena melemahnya Rupiah sudah dipastikan harga-harga produk di Indonesia akan ikut melambung. Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto, menyatakan melemahnya Rupiah dan melambungnya harga-harga barang di Indonesia merupakan kesalahan Menteri Perekonomian, Sofyan Djalil. Dia meragukan kinerja Sofyan Djalil yang hanya blusukan tanpa pengawasan ketat.

"Blusukan bukan bagian kerja tapi pengawasan. Selama ini Menko Perekonomian hanya blusukan. Produk Kemenko Perekonomian satu pintu bukan program baru karena itu sudah lama di zaman SBY," kata Agus di Gedung DPR RI, Selasa (17/3).

Agus menganggap Sofyan tidak memiliki kemampuan buat menstabilkan harga produk di Indonesia. "Kemenko Perekonomian tidak punya kapabilitas tinggi untuk menstabilkan harga. Dia enteng menjawab karena faktor eksternal dan internal. Baru belakangan ini saja kerja," ujar politikus Partai Demokrat itu.

Oleh karena itu, Agus mengaku pesimis Rupiah segera menguat dan perekonomian Indonesia kembali membaik. Menurutnya, kementerian terkait tidak serius dalam menanggapi hal ini.

"Para Menteri Ekonomi Jokowi seperti tidak memiliki kapabilitas untuk memperbaiki ekonomi. Kita turun drastis tapi kementerian santai-santai saja," lanjut Agus.

Meski begitu, Agus menyerahkan sepenuhnya soal pergantian pergantian para menteri di Kabinet Kerja ke Presiden Joko Widodo. Menurut dia DPR hanya akan mengawasi kinerja para menteri tersebut.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP