Rumah wartawan di Depok disatroni maling, perhiasan hingga batu akik digondol pelaku
Merdeka.com - Kasus pencurian rumah kosong kembali terjadi di Depok, Jawa Barat. Kali ini terjadi kawasan Taman Duta Barat Blok A2 Nomor 1, Sukmajaya, Depok.
Aksi pencurian ini terekam kamera pengawas. Rumah yang dibobol milik wartawan senior bernama Rina Ginting.
Korban baru mengetahui kejadian itu, Selasa (10/7) siang. Dari rekaman kamera pengawas kejadian sekitar pukul 12.20 WIB.
"Saat pelaku beraksi rumah saya dalam keadaan kosong. Ada empat pintu yg dibobol dan satu gembok dirusak," kata Rina, Rabu (11/7).
Pelaku membawa linggis untuk merusak pintu utama menuju kamar utama dan ruang penghubung. Diketahui pelaku bercirikan tinggi besar meloncat dari pagar halaman samping lalu merusak paksa pintu pagar utama dan menutupnya kembali. Setelah itu pelaku yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dan celana hitam tersebut masuk ke ruang tamu setelah merusak pintu depan dengan sebuah besi.
"Padahal saya cuma keluar rumah sebentar. Pembantu saya juga lagi keluar rumah. Ketika saya pulang ke rumah pukul 13.42 WIB, pagar rumah sudah terbuka dan pintu rumah juga sudah terbuka dan rusak. Ternyata pembantu rumah juga belum tiba di rumah. Saya akhirnya sadar kalau rumah saya sudah dibobol maling dan saya langsung berteriak minta tolong," ujarnya.
Dia kaget melihat isi rumah sudah berantakan. Sejumlah barang berharga raib digondol. Total kerugian sekitar Rp 30 juta.
"Kondisi kamar saya berantakan dan koleksi jam tangan, pin emas salib, kalung-kalung, batu akik per set, beberapa kalung dan cincin perhiasan, raib disikat maling. Kerugian kira-kira Rp 30 juta," kata dia.
Kapolsek Sukmajaya Kompol Bronet Ranapati membenarkan adanya kasus tersebut. Korban juga sudah membuat laporan di Polsek.
"Kami sudah periksa CCTV dan masih diselidiki. Kita akan dalami lagi kasusnya," katanya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya