Rumah pensiunan BUMD nyaris terbakar dilempar bom molotov
Merdeka.com - Rumah Ibnu Santoso (52), seorang pensiunan pegawai BUMD di Bener, Tegalrejo, Yogya nyaris terbakar karena lemparan molotov oleh orang tak dikenal, Sabtu (15/11) dini hari. Aksi lemparan molotov tersebut membuat meteran listrik terbakar dan nyaris menjalar ke dinding dan bagian rumah lainnya.
Menurut keterangan Ibnu, saat kejadian dia dan istri, Siti Halimah (52) sedang tidur. Sekitar pukul 01.30 WIB Siti Halimah mendengar suara ledakan yang berasal dari depan rumahnya. Karena listrik juga padam, dia mengira ada konsleting sehingga menyebabkan adanya ledakan.
"Istri saya lalu membangunkan saya. Kemudian saya cek, ternyata ada pecahan botol di bawah meteran listrik, meteran listrik juga sudah gosong," kata Ibnu saat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tegalrejo, Minggu (16/11).
Dia baru melaporkan kejadian tersebut ke polisi pada hari berikutnya, karena hari terjadi lemparan molotov dia tidak bisa menghubungi nomor telepon Polsek Tegalrejo.
"Saya sudah mau lapor, pas telepon kok tidak bisa, baru sekarang bisa lapor langsung," jelasnya.
Setelah mendapat laporan, pihak kepolisian langsung menerjunkan petugas ke lokasi dan melakukan olah TKP. Dari olah TKP polisi menemukan pecahan botol yang diduga kuat merupakan molotov.
Hingga saat ini belum diketahui siapa pelaku pelemparan molotov tersebut. Pihak kepolisian pun masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut.
"Kami serahkan saja ke pihak polisi, saya merasa tidak punya masalah," ujarnya. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya