Rumah Novela dirusak, Kubu Prabowo sebut di Papua lebih panas
Merdeka.com - Tim Hukum Prabowo - Hatta, Habiburokhman mengaku perihatin dengan kabar pengrusakan rumah Novela Nawipa. Novela merupakan saksi dari Papua yang dihadirkan Kubu Prabowo-Hatta dalam sidang MK, Selasa (12/8) kemarin.
"Kita prihatin kalau itu memang benar, infonya pagar yang dirusak," kata Habiburokhman kepada wartawan di MK, Jakarta, Rabu (13/8).
Habib menegaskan, bila kondisi politik di Papua memang mencekam. "Menurut saya kita juga tidak bisa tutup mata, kondisi politik di sana memang tidak seperti di sini, di sana (Papua) lebih panas," tegasnya.
Lebih lanjut, kata Habib, sudah seharusnya saksi-saksi yang dihadirkan di MK dilindungi dari intimidasi-intimidasi.
"Dalam konteks kecil saja, ini namanya serangan terhadap demokrasi, ketika orang ingin menyelesaikan masalah secara hukum konstitusi, tiba-tiba demokratis seperti ini (pengrusakan rumah)," keluhnya.
Seperti diketahui, Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengaku, rumah Novela Nawipa, saksi Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dari Papua di rusak rumahnya. Menurutnya, sampai saat ini belum diketahui apa motifnya.
"Tim Prabowo - Hatta sangat menyesal saksi kami khususnya dari Papua mengalami intimidasi. Rumah Novela telah dirusak hari ini belum diketahui oleh siapa," kata Hashim saat jumpa pers di Hotel Intercontinental Mid Plaza, Jakarta, Rabu (13/8).
Adik kandung Prabowo ini menambahkan, pihaknya merasa peristiwa tersebut tidak bisa diterima. Maka itu, pihaknya telah meminta aparat keamanan bergerak menyelidiki kasus ini.
"Ini enggak boleh ditolerir. Tim Prabowo-Hatta sudah meminta aparat untuk menyelidiki ini," terangnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya