Rumah ditinggal tiga jam, Syahrul kemalingan hingga Rp 91 juta
Merdeka.com - Syahrul (48), warga Jalan Dumai Sei Pakning Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai Provinsi Riau mengalami kerugian sekitar Rp 91 juta setelah rumahnya dimasuki maling. Sejumlah barang berharga dan uang tunai lenyap dari rumahnya ketika pergi ke kantor pajak Kota Dumai.
Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan saat dikonfirmasi merdeka.com membenarkan kejadian itu. Dia menyebutkan, saat ini anggota Reskrim sedang melakukan penyelidikan setelah melakukan Olah Tempat Kejadian Pertkara (TKP).
"Sebelum kejadian, Syahrul keluar dari rumahnya ke Kantor Pajak Dumai. 3 jam kemudian, dia kembali ke rumah dan melihat pintu belakang terbuka serta barang yang berserakan," ujar Restika kepada merdeka.com, Rabu (18/4).
Kemudian Syahrul menelpon kerabatnya Rudi Hartono, untuk datang ke rumahnya lalu mengecek barang-barang yang berada di dalam. Setelah dicek, ternyata dia kehilangan sepeda motor, emas laptop, serta uang tunai.
"Barang yang hilang berupa 1 motor Kawasaki Ninja 250 cc, kalung dan cincin emas seberat lebih kurang 50 gram, 1 laptop, 5 Hanphone, uang tunai Rp 6 juta. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 91 juta," kata Restika.
Setelah mendapat laporan, polisi melakukan olah TKP untuk memulai proses penyelidikan. Polisi menduga ada orang yang masuk dengan merusak pintu belakang rumah korban dan membawa barang-barang dari dalam rumah.
"Kasus pencurian tersebut sedang diselidiki personel Reskrim Polsek Medang Kampai dan Satreskrim Polres Dumai untuk pengusutan lebih lanjut," pungkas perwira Menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya