Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rumah disegel Jiwasraya, Diana sedih ayah sakit & anak tak sekolah

Rumah disegel Jiwasraya, Diana sedih ayah sakit & anak tak sekolah Rumah digembok. ©2016 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Ibu Diana masih berada di rumahnya di Jalan Taman Kebon Sirih 3 Nomor 9, RT 009/010, Kampung Bali, Jakarta Pusat, yang digembok paksa oleh PT Asuransi Jiwasraya. Selain Diana, di rumah itu tinggal dua putrinya, ayahnya dan pembantu.

Akibat rumah mereka digembok, ayah Diana yang memiliki riwayat sakit darah tinggi jatuh sakit.

"Bu Diana sampai telepon saya, untuk kirim obat darah tinggi. Makanya saya kirim sekalian kirim makanan," kata Ibu Nana, RT 009/010, kepada merdeka.com, Senin (11/9).

Tak cuma ayahnya, anak Diana yang sedang sakit juga tak bisa berobat. Dia mengaku sangat prihatin melihat kondisi Diana dan keluarganya.

Akibat rumah digembok, Diana yang bekerja di kawasan Jalan Pakuan, tak bisa bekerja. Begitupun anaknya, sampai tak bisa bersekolah.

Ditambahkannya, selama ini keluarga Diana dikenal cukup baik oleh warga sekitar. Meskipun suami Diana yang bekerja wirausaha ayam jarang bergaul.

"Kalau ibu Diananya enggak pernah cerita rumahnya mau digembok. Saya tahu dari kelurahan akan ada eksekusi, kalau ibu Diana enggak pernah cerita langsung," jelasnya.

Sedangkan ayahnya Diana, Azhari, justru lebih dikenal warga karena sering menjadi imam di Masjid sekitar tempat tinggal mereka.

"Bapaknya suka nongkrong, suka bergaul, bapaknya pernah cerita ke tukang ojek, soal tanah sengketa, minta cari solusi penyelesaian ke warga," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP