Ruhut: Korupsi Dinasti Atut, bukan rahasia umum
Merdeka.com - KPK sedang gencar mengusut dugaan suap yang melibatkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar. Kasus ini juga berbuntut pada penangkapan adik Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah , Tubagus Chaeri Wardhana (TCW). Atut juga dicekal KPK untuk bepergian keluar negeri.
Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul menilai jika korupsi di wilayah Banten sudah menjadi rahasia umum. Dengan KPK mengusut kasus korupsi di Banten, Ruhut pun mengapresiasi kinerja lembaga pemberantas korupsi itu.
"Itu sebenarnya sudah rahasia umum, tapi di sinilah angkat jempol kita kepada KPK. Selama dua alat bukti belum ditemukan, KPK tidak akan melakukan penegakan hukum," jelas Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (4/10).
Menurut Ruhut, dalam memberantas korupsi KPK tidak melakukan tebang pilih. Termasuk dalam membongkar dinasti Ratu Atut di Banten.
"Tapi kalau sudah ada 2 alat bukti, KPK enggak lihat siapa pun dia," imbuhnya.
Politikus asal Partai Demokrat ini pun membantah jika dalam mengusut kasus Ratu Atut, ada unsur politis yang dilakukan oleh KPK. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ), kata dia, tegas tak akan tebang pilih dalam memberantas korupsi.
"Kita jangan tiap permasalahan politis, Pak SBY tegas, itu tidak ada politis. Jadi enggak ada, jangan kaitkan suasana Komisi III, jangan karena Abraham mendukung saya (jadi ketua), enggak ada itu," terang dia. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya