Anas Urbaningrum mundur dari kursi ketua umum Partai Demokrat setelah dirinya menjadi tersangka dalam kasus proyek Hambalang. Namun rupanya Anas tidak tiarap, dia mengisyaratkan akan melakukan perlawanan terhadap Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Salah satunya, dikabarkan Anas akan membuka secara gamblang siapa saja yang terlibat dalam kasus dana Bank Century yang merugikan negara hingga Rp 6,7 triliun itu.
Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul beranggapan bahwa hal itu hanya sebuah gertak sambal dari orang yang sakit hari karena tidak dilindungi dalam kasus hukumnya.
Ruhut mempertanyakan, mengapa Anas hendak membongkar kasus Century setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Ruhut, jika memang Anas akan membongkar, seharusnya dari awal.
"Ada jilid 1 dan jilid II jangan gertak sambal. Bisa dibayangkan sudah jadi tersangka mau bongkar. Kalau mau jadi justice collaborator dari awal lah. Aku ingatkan kau Anas, mau kasih gosip apa pun kalau keluarga SBY tetap tegar. Ibas dan Bu Ani," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/2).
Karena itu, Ruhut merasa apa yang diisyaratkan Anas bukanlah hal yang luar biasa. Dia mengibaratkan bahwa hal itu hanya sebuah bentuk perlawanan anak kecil yang sejak dulu bermasalah di dalam karirnya.
"Buka saja, jangan gertak sambal. Anas tetap anak kecil. Bersyukur dia itu jadi di Demokrat. Di KPU bermasalah, jadi ketua KNPI aja kalah. Aku sudah bilang kau cepat atau lambat jadi tersangka," katanya.
Namun demikian, Ruhut mengaku tetap bangga terhadap Anas yang akhirnya mau menanggalkan jabatannya seperti Andi Mallarangeng selepas ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang serupa oleh KPK.
"Terima kasih Anas, anda sudah kembali ke jalan yang benar. Anda sudah mencontoh Andi Mallarangeng. Hitungan jam langsung mundur. Anas kembali ke jalan yang benar. Tinggal suratnya (pengunduran diri) jangan telat," sindir dia.
Lalu apa reaksi Ruhut ketika ditanya tentang penyataan Anas yang mengatakan bahwa Partai Demokrat bukan partai santun tetapi partai yang kejam?
"Dia memercik air didulang, terpercik muka sendiri. Kau yang sadis. Aku yang banyak berbuat untuk partai ini," tegas Ruhut kesal.
Mahfud MD nyatakan tidak ada politisasi dalam kasus Anas
Mahfud MD: Anas atau bukan, kalau korupsi sikat saja!
Wasekjen: Kader mundur dari Demokrat karena utang budi ke Anas
Politikus PAN: Diskusi Century dengan Anas cuma ngalor ngidul
Ahmad Yani: Anas mau jadi pecundang atau hero?
5 Aksi TNI AU usir pesawat asing di Indonesia
Aksi heroik 3 pelajar SMP gagalkan tukang ojek perkosa ABG
Ratusan warga bekasi penasaran lihat Jenglot
Mengenang 15 tahun momen lengsernya rezim Soeharto
Wanita yang potong kelamin Abdul Muhyi pakai cadar
PKS boleh bantah, tapi KPK punya bukti aliran uang Fathanah
Kronologi NN potong kelamin Abdul Muhyi versi polisi
Luthfi Hasan Ishaaq nikahi gadis kelas 3 SMK?
Darin, gadis yang diduga dinikahi Luthfi berparas cantik
Freeport berani tolak kunjungan 2 menteri SBY, ada apa?