Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ruangan Isolasi Pasien Covid-19 di Tangerang Hampir Penuh, Warga Diminta Waspada

Ruangan Isolasi Pasien Covid-19 di Tangerang Hampir Penuh, Warga Diminta Waspada Direktur RSUD Kota Tangerang Dini Anggraeni. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Fasilitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit (RS) di Kota Tangerang nyaris terisi penuh. Keterisiannya sudah melampaui 90 persen.

Kondisi ini salah satunya terjadi di RSUD Kota Tangerang . Dari 156 tempat tidur tersedia, sudah 141 tempat tidur yang terisi. Bahkan, belasan pasien masuk daftar tunggu untuk fasilitas ruang ICU dan NICU.

"Saat ini, kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya. Sesuai dengan prediksi pengamat kesehatan dua minggu pasca Idulfitri, lonjakan terus meningkat tajam dan akan kembali menurun dua bulan kemudian," papar Direktur RSUD Kota Tangerang Dini Anggraeni, Kamis (17/6).

Lebih detil, dia menerangkan bahwa berdasarkan grafik pergerakan kasus Covid-19 yang ditangani tim RSUD Tangerang belakangan ini menunjukkan penambahan pasien Covid-19 rawat inap. Pada tanggal 1 hingga 10 Juni pasien yang dirawat masih berjumlah 10 hingga 16 orang per hari.

Namun, lonjakan terus meningkat sejak 10 Juni hingga saat ini. Rumah sakit ini rata-rata menerima 25 hingga 31 pasien baru setiap hari.

"Memang peningkatan ini diiringi dengan pasien yang sembuh atau keluar. Namun, angka pasien masuk berbanding jauh dengan pasien yang keluar. Sehingga kepadatan pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang pun saat ini terjadi," jelas dia.

Dengan kondisi lonjakan yang terjadi saat ini, RSUD Kota Tangerang bahkan sudah dua kali menambah ketersediaan tempat tidur. "Normalnya, kapasitas tempat tidur RSUD Kota Tangerang itu 104 bed. Pada 7 Juni kita tambah 26 bed, selang beberapa hari tambah lagi 26 bed. Semua penambahan dilakukan di lantai 8, totalnya 156 tempat tidur," ungkap Dini.

Dari pengalamannya menangani pasien Covid-19, pasien yang dirujuk ke RSUD Kota Tangerang bukanlah pasien dengan penanganan biasa. Rata-rata berusia 18 tahun ke atas dan beberapa masuk kategori lanjut usia.

"Pasien kebanyakan mengalami kesulitan bernapas tanpa bantuan oksigen, mulai dari ringan hingga berat dengan saturasi oksigen yang rendah. Dalam kondisi ruang isolasi yang penuh, kondisi pasien tergolong butuh penanganan khusus," ucap dia.

Pasien khusus Covid-19 di RSUD Tangerang ditangani 102 perawat, 4 dokter spesialis paru-paru, dan 5 dokter spesialis penyakit dalam.

"Kondisi lonjakan kasus Covid-19 saat ini tidak bisa dianggap remeh. Ini dalam kondisi yang perlu kita waspadai, patuhi prokes 5M dan PHBS di mana pun, kapan pun. Jaga diri kita, keluarga kita, dan lingkungan kita. Sudah tidak bisa egois yang akhirnya merugikan banyak orang, dan itu sudah banyak contohnya," pungkasnya.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP