RSUP Sanglah Denpasar Rawat 11 Pasien Suspect Corona
Merdeka.com - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar tengah merawat 11 pasien dalam pengawasan Virus Corona atau Covid-19. Dari jumlah tersebut, 5 merupakan WNI dan 6 adalah WNA.
Direktur Utama RSUP I Wayan Sudana mengatakan, semua pasien sampai saat masih menunggu hasil laboratorium dari Jakarta. Namun, dia menambahkan, 11 pasien itu mengalami peningkatan kondisi tubuh.
"Sementara, saat ini semua kondisi pasien membaik dan kita harapkan hasilnya (negatif)," katanya, Senin (16/3).
Seperti diberitakan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya menerangkan, untuk saat ini pasien dalam pengawasan Virus Corona atau Covid-19 di Bali sebanyak 12 orang.
"Sekarang masih 12 (Pasien). Jadi begini tadi malam ada 17 (Pasien), jam satu malam sudah keluar hasil laboratorium 5 (Pasien) dan negatif. Jadi sisa lagi 12, itu ada di (RSUP) Sanglah dan beberapa rumah sakit yang lain," katanya saat ditemui di Denpasar, Bali, Minggu (15/3).
Ia menambahkan, ke 12 pasien saat ini kondisinya masih stabil dan baik. Sehingga pihaknya masih menunggu hasil laboratorium dari Jakarta. "Memang bertahap antara dua sampai tiga hari, mudah-mudahan hari ini juga bisa keluar," imbuhnya.
Ia juga menyebutkan, dari 12 pasien itu ada 11 warga negara asing dan 1 Warga Indonesia. Namun, terkait darimana saja asal negaranya pihaknya enggan membeberkan.
"Kondisinya baik dan sedang dalam pengawasan di ruang isolasi dan tingal menunggu hasil laboratorium saja," ujarnya.
Sementara, saat ditanya apakah dari 96 orang yang positif virus Covid-19 yang disampaikan oleh Juru bicara pemerintah salah satunya ada di Bali. Ia menyatakan tidak ada pasien dari 96 itu di Bali. "Tidak ada, kami tidak dapat pemberitahuan yang positif," tutup Suarjaya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya