Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

RSUP Persahabatan Isolasi 5 Pasien Positif Terjangkit Virus Corona

RSUP Persahabatan Isolasi 5 Pasien Positif Terjangkit Virus Corona Ruang isolasi pasien corona di RSUP Persahabatan. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUP) Persahabatan mengonfirmasi sedang merawat lima pasien positif terinfeksi virus Corona, Covid-19. Lima pasien tersebut bagian dari total kasus warga negara Indonesia yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

"Dan dari 19 itu (total kasus terinfeksi Covid-19) yang dirawat di RSUP Persahabatan ada 5 pasien," ujar Direktur Utama RSUPP Rita Rogayah dalam konferensi pers, Selasa (10/3).

Rita menjelaskan dalam konferensi pers sebelumnya, pihak rumah sakit merawat 10 pasien dalam pengawasan (PDP), kemudian bertambah menjadi 13. Dari jumlah tersebut, 5 orang kemudian dinyatakan positif terinfeksi Corona. Kelima pasien positif kemudian disebut kasus 5, 6, 14, 18, dan 19.

Pasien Positif Ada Riwayat Perjalan ke Malaysia

Untuk kasus 14, 18, dan 19 berjenis kelamin laki-laki, dan memiliki riwayat perjalanan ke Malaysia. Sementara itu belum ada rincian mengenai kasus 5 dan 6.

"Kasus 14, 50 tahun; kasus 18, 55 tahun; dan kasus 19, 49 tahun, ketiganya punya riwayat ke Malaysia," jelasnya.

Rita menambahkan, kondisi lima kasus di RSUP Persahabatan terpantau baik, bahkan tidak menggunakan alat bantu napas sejak masuk ke rumah sakit. Hanya saja, kasus 5 mengalami batuk dan sesak.

"Yang batuk dan kemudian demam hanya ada satu yang satu keluhannya sesak nafas. tapi yang empat itu keadaan umumnya relatif baik, yang sesak hanya satu orang, kasus 5," tukasnya.

Dia menjelaskan, meski sama-sama positif, penataan terhadap lima pasien positif tidaklah sama. Terpenting menurut Rita adalah dukungan terhadap seluruh pasien yang saat ini berada di ruang isolasi.

"Kalau pasiennya ada infeksi saluran nafas bagian bawah maka kami akan lakukan tata laksana sesuai dengan kondisi pasien. Kenapa masuk ruang isolasi ketat? Karena takut menular jadi isolasi ketat, selain hentikan penularan itu kami monitoring ketat gejala yang mungkin ditimbulkan dari pasien tersebut," jelasnya.

Diketahui, pemerintah mengumumkan 13 orang yang positif terpapar virus corona (Covid-19) di Indonesia. Dua kasus di antaranya adalah warga negara asing (WNA).

"Pasien kasus 10, laki-laki, 29 tahun WNA. (Pasien) nampak dalam kondisi sakit ringan sedang. Ini bagian tracing kita atas kasus 01," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto di Kantor Presiden Jakarta, Senin (9/3).

Menurut dia, pasien kasus 10 merupakan hasil penelusuran dari kasus 01. Artinya, WNA tersebut berasal dari klaster klub dansa dan pernah berkontak langsung dengan pasien kasus 01.

Selain itu, adapun pasien kasus 11 yang merupakan WNA berusia 54 tahun. Dia juga pernah berhubungan dengan pasien kasus 01 dan berasal dari klaster klub dansa.

"Pasien kasus 11, WNA, perempuan 54 tahun, kondisi nampak sakit ringan sedang, ini bagian dari tracing kontak kasus 01," ujar Yurianto.

Saat kembali ditegaskan apakah dua WNA berasal dari empat negara episentrum corona, Korea Selatan, Italia, Iran, dan Jepang, Yurianto menolak menjawab. Namun dipastikan, sudah dilakukan komunikasi dengan duta besar otoritas setempat.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP