Roda dan turbin Lion Air ditemukan, tim SAR bakal pakai alat berat untuk mengangkat
Merdeka.com - Lima hari pasca insiden jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP di perairan sekitar Karawang, Jawa Barat, Tim penyelam TNI Angkatan Laut (AL) atau Dinas Penyelamatan bawah air (Dislambair) masih terus mencari puing-puing bagian tubuh pesawat. Dansatgas SAR Lion Air JT 610 Kolonel Laut (P) Isswarto mengatakan sudah ditemukan bagian roda pesawat.
"Sekarang sudah ditemukan roda pesawat. Ini sekarang sudah diangkat di KRI Banda Aceh oleh tim penyelam Angkatan Laut," kata Isswarto ketika dihubungi, Jumat (2/10).
Tidak hanya roda pesawat, turbin pesawat pun, kata dia, sudah ditemukan. Namun, kata dia, saat ini masih dalam proses pengangkatan di dasar laut. Beberapa puing pesawat dan bagian kapal tersebut ditemukan di sekitar kapal Pertamina di kedalaman 30-32 meter.
"Turbin pesawat sudah ditemukan namun belum diangkat karena berat ini masih di dasar tapi sudah diberi tanda. Ini masih terus berjalan sebentar lagi kita tarik karena sudah mulai gelap," kata Isswarto.
Isswarto menjelaskan turbin pesawat tersebut akan diangkut menggunakan alat berat (crane). Pihaknya juga masih berkoordinasi dengan pihak BPPT dan pertamina.
"Crane mungkin pakai crane bisa. Kita masih koordinasi dengan mungkin di Baruna Jaya itu ada atau di Victory itu ada, karena kan berat ini ya," ungkap Isswarto.
Simak berita terlengkap jatuhnya Lion Air di sini.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya