Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rob di Pantura ancam pemudik motor

Rob di Pantura ancam pemudik motor Pemudik motor. ©2014 Merdeka.com/Chandra Iswinarno

Merdeka.com - Pengguna jalur Pantura Jawa Tengah diminta mewaspadai peningkatan air pasang yang terjadi pada April sampai Juni nanti. Kepala Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Klas I, BMKG Kota Semarang, Iis Harmoko mengungkapkan, dari hasil pengamatan citra satelit BMKG, ada kenaikan air pasang setiap bulannya mencapai 100-125 sentimeter.

"Jika dipantau dari mean sea level pengukuran, berarti terdapat kenaikan air laut setinggi 40-65 sentimeter," ungkap Iis, Rabu (23/5).

Ia menyatakan kenaikan air rob memicu dampak adanya genangan pada daerah yang biasa terdampak pasang di daerah pesisir. Terutama, kata Iis, akan muncul banjir di area jalur Pantura dari Tegal sampai Demak.

"Peningkatan air rob dipengaruhi oleh arus laut dalam yang menuju pesisir pantai utara Jawa. Ini secara otomatis meningkatkan debit air laut dan melimpas ke daratan," tuturnya.

Ia mengimbau kepada warga di tepi pantai maupun pengendara di jalur Pantura untuk mewaspadai kenaikan rob sampai pertengahan Juni mendatang. "Pengendara harus berhati-hati melintasi genangan rob di Pantura apalagi sekarang sebagian jalan sedang dilakukan perbaikan," tuturnya.

Saat ini, sebagian Jalan Kaligawe Semarang mulai terendam banjir. Genangan banjir terlihat mulai dari palang pintu kereta Kaligawe. "Sudah beberapa hari ini rob sampak ke jalan. Kalau sampai pas mudik, mungkin akan ada kemacetan, terutama pemudik motor," kata Andi, seorang warga Genuk, Semarang.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP