RJ Lino: Saya jauh lebih kaya sebelum jadi Direksi Pelindo
Merdeka.com - Selama menjabat 6,5 tahun di Pelindo II sebagai Direktur Utama, Richard Joost Lino (RJ Lino) mengaku pendapatanya mencapai Rp 33 Miliar. Namun dia mengaku pendapatan itu tidak serta merta membuatnya bertambah kaya raya.
"Saya sudah sampaikan apa yang saya dapat selama 6,5 tahun di Pelindo II, itu dapat resmi hampir Rp 33 miliar," ujar RJ Lino usai diperiksa oleh penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan 10 unit mobile crane, Kamis (4/2).
Dirinya menegaskan kalau dia sudah kaya sebelum duduk menjadi direksi di PT Pelindo II. "Saya jauh lebih kaya sebelum saya jadi Direksi Pelindo," katanya.
RJ Lino menegaskan tak bersalah dengan tuduhan yang selama ini disematkan kepadanya. Namun dirinya siap bila harus terus menerus menghadapi proses hukum dikepolisian guna mengungkap kasus korupsi yang berdasarkan audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).
"Saya tidak bersalah, saya menghadapi proses ini saya hadapi, saya jelasin dengan baik," tegasnya.
"Semua sudah diumumkan di Pansus Pelindo, kan ada PPATK dan BPK. Kalau saya aneh-aneh kan keluar juga disana," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya