RJ Lino mangkir, KPK layangkan surat pemanggilan kedua
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera melayangkan melakukan pemanggilan kedua kepada RJ Lino, tersangka pengadaan Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II. Pemanggilan kedua ini karena RJ Lino tidak memenuhi panggilan KPK dengan alasan sakit.
"Benar yang bersangkutan tidak hadir (RJ Lino) karena data yang kita terima dia chest pain. Oleh sebab itu KPK akan kirimkan surat lagi untuk pemanggilan yang kedua diharapkan yang bersangkutan bisa hadir," ujar Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief, Jumat (29/1).
Laode enggan menduga duga alasan Lino tak memenuhi panggilan hari ini karena ingin mengulur waktu pemeriksaan. Termasuk istilah Jumat keramat yang untuk para tersangka yang biasanya sering kali di hari ini dilakukan penahanan.
"Itu kan kata kamu, sebenernya kami berlima enggak ada tuh yang namanya Jumat keramat. Ditahan tidaknya seseorang tergantung hasil pemeriksaan penyidikan," imbuhnya.
Seperti diketahui, mantan Direktur Utama PT Pelindo II, RJ Lino, batal diperiksa oleh penyidik KPK lantaran sakit. Pemberitahuan ini disampaikan oleh kuasa hukumnya, Maqdir Ismail.
"Pak RJ Lino tidak hadir, karena sakit selesai pemeriksaan di Mabes Polri kemarin beliau merasa agak sesak dan kemudian di bawa ke Rumah Sakit," kata Maqdir saat memberi surat keterangan ketidakhadiran kliennya ke staff administrasi KPK, Jumat (29/1).
Alasan inilah yang membuat Maqdir meminta penyidik KPK untuk menunda dilakukan pemeriksaan. Pihak Lino meminta tenggang waktu satu minggu untuk diberikan waktu istirahat sebelum menjalani pemeriksaan.
"Kita minta waktu penundaan satu minggu," jelasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya