Rizieq dakwah di Purwakarta nanti malam, polisi antisipasi kericuhan
Merdeka.com - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab akan berdakwah di Purwakarta, Sabtu (19/12) malam. Penolakan pun terus bergulir. Polisi menyiapkan beberapa strategi agar kericuhan bisa diantisipasi.
Penolakan Rizieq di Purwakarta diawali dari plesetan 'sampurasun' menjadi 'campur racun' pada pertengahan November lalu. Ucapan nyinyir itu membuat warga Sunda murka. Bahkan berujung mantan narapidana kasus kerusuhan Monas itu akhirnya dipolisikan.
"Jadi jangan sampai kegiatan yang baik ini berubah menjadi ekses negatif yang tidak diharapkan seperti benturan fisik karena ketidakmampuan menahan emosi baik tingkat atas ataupun akar rumput," ungkap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, Sabtu (19/12).
Dia mengimbau pada pengurus FPI dan AMS agar tidak mengirim masa ke Kabupaten Purwakarta. Kalau pun ada pergerakan masa ke Purwakarta, dia meminta agar diminimalkan dan tidak melakukan giat yang dapat provokasi pihak terkait
"Diimbau agar massa yang berangkat untuk melaporkan jumlah massa," ungkapnya.
Untuk massa yang berangkat ke Purwakarta agar langsung ke lokasi kegiatan dan tidak melakukan konvoi di kota Purwakarta.
Dia mengatakan, keamanan dan kenyamanan masyarakat harus tetap terjaga. "Kedua pihak harus mengingat bahwa kepentingan masyarakat purwakarta khususnya dan masy jawa barat umumnya adalah terciptanya rasa aman," tandasnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya