Rizal: Penolakan membuat Bakrie Award makin dikenal
Merdeka.com - Penolakan penghargaan Bakrie Award oleh sastrawan, Seno Gumira Ajidarma bukanlah yang pertama kali. Penolakan ini justru dianggap positif, karena akan membuat penghargaan ini semakin terkenal.
"Penolakan terhadap suatu penghargaan merupakan dinamika yang biasa terjadi. Tetapi, penolakan pada penghargaan ini justru membuat Bakrie Award semakin dikenal," ujar Direktur Eksekutif Freedom Institute, Rizal Mallarangeng selaku panitia pelaksana, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/8).
Rizal menambahkan, penolakan Seno merupakan hak yang patut disayangkan. Namun demikian, penolakan tersebut merupakan hak yang wajib dihormati. "Terus terang kami menyayangkan hal itu. Tetapi, kami terima keputusan itu. Kami anggap ini sebagai dinamika yang tidak dapat dihindari," katanya.
Selanjutnya, Rizal menegaskan, keberadaan dinamika penolakan ini justru memperkuat citra penghargaan ini. "Dinamika ini justru mempercantik penghargaan ini. Bagi kami, justru sikap itu semakin memantapkan penyelenggaraan penghargaan ini ke depan," terangnya.
Lebih lanjut, kata Rizal, panitia tidak akan mengganti nominator yang telah menyatakan menolak. "Ini untuk menunjukkan kredibilitas, profesionalitas dan keteguhan penghargaan ini," pungkasnya.
Seperti diketahui, penolakan Seno mengikuti jejak beberapa pemikir dan sastrawan yang menolak atau mengembalikan penghargaan Bakrie Award dengan alasan berbeda-beda. Romo Franz Magnis Suseno, Daoed Joesoef, Sitor Situmorang, dan Goenawan Soesatyo Mohamad tercatat masuk dalam daftar penolak anugerah ini. Khusus Goenawan, dia menerima pada 2004 dan baru dikembalikan pada 2011.
Penghargaan Ahmad Bakrie, kerap disingkat PAB, adalah kegiatan tahunan Freedom Institute bersama Grup Bakrie sejak 2003 yang memberi anugerah terhadap pemikir berjasa bagi Indonesia. Biasanya ada enam nominasi untuk cendekiawan berprestasi meliputi bidang sains, teknologi, kedokteran, sosial, hingga kesusastraan. Untuk tahun ini, PAB akan digelar tanggal 12 Agustus di Djakarta Theater. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya