Rizal: Pemimpin dulu merasa hina kalau korupsi, beda sama sekarang
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menuturkan perbedaan pemimpin zaman dulu dengan sekarang dalam hal membangun bangsa dan negara. Pemimpin zaman dulu memiliki karakter dan punya cita-cita membangun bangsa, sedangkan pemimpin sekarang lebih banyak melakukan korupsi.
"Pemimpin era masa lalu, mereka punya integritas, jujur, punya cita-cita, kenapa bisa begitu? Ya karena mereka terdidik. Mereka merasa hina kalau melakukan korupsi," kata Rizal dalam acara Kompasianaval 2015, tokoh bicara: Indonesia bermental hebat di Gandaria City, Jakarta Selatan, Minggu (13/12).
Menurutnya, para pemimpin bangsa harus memiliki karakter yang kuat dan punya cita-cita luhur untuk membangun bangsa bukan malah merusak negara.
"Tokoh-tokoh dulu punya karakter, passion, cita-cita untuk mengubah dan membangun Indonesia lebih maju," paparnya.
Beda dengan pemimpin masa sekarang, masih kata Rizal, banyak melakukan korupsi, karakternya tidak bagus, tingkah lakunya tidak patut dicontoh.
"Sekarang pemimpin banyak yang tidak punya passion, lemah karakternya, pas jadi politikus berubah sikap, berbuat korupsi masuk penjara," tandasnya.
Rizal mengungkapkan, perbedaan yang mencolok adalah jika para pemimpin zaman dulu banyak di penjara, setelah itu baru jadi tokoh, namun sebaliknya, pemimpin sekarang itu awalnya jadi tokoh, setelah itu di bui lantaran ken kasus korupsi.
"Dulu pemimpin di penjara dulu baru jadi tokoh, tapi pemimpin sekarang sebaliknya jadi tokoh setelah itu masuk penjara. Termasuk saya dulu harus merasakan penderitaan di balik jeruji dipenjara di Lapas sukamiskin selama 1,5 tahun, tapi kan sekarang jadi Menteri (tokoh)," pungkasnya. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya