Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ringankan Pemerintah, Pihak Swasta Diharap Alokasikan Anggaran Riset

Ringankan Pemerintah, Pihak Swasta Diharap Alokasikan Anggaran Riset Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Forum Rektor Indonesia Arif Satria mendorong pihak swasta mengalokasikan dana untuk mendukung riset di Indonesia. Tujuannya agar riset di Indonesia tidak terlalu membebani anggaran pemerintah.

"Sekarang ini yang perlu didorong adalah alokasi budget riset nasional itu yang sebelumnya didominasi pemerintah sebaiknya bagaimana swasta lebih berperan," katanya dalam diskusi Menakar Riset Tanpa Kementerian Ristek, Sabtu (17/4).

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) ini membandingkan alokasi dana riset dengan negara lain. Seperti Korea Selatan, Jepang maupun Tiongkok.

"Kalau di Korsel itu dana riset swasta 77 persen, Jepang 78 persen, Tiongkok di atas 70 persen," ungkapnya.

"Sehingga menurut saya ini yang penting yang mana kita mendorong swasta mengalokasikan dana riset lebih besar," ujarnya.

Menurutnya, hal itu berbanding terbalik dengan di Indonesia. Arif bilang, alokasi dana riset di dalam negeri sekitar 85 persen berasal dari APBN.

"APBN itu sekarang masih mendominasi riset. Anggaran yang masih dari pemerintah 85 persen. Swasta itu 15-20 persen," tandas Arif.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP