Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rinelda Bandaso, sekretaris Dewie Limpo kembali diperiksa KPK

Rinelda Bandaso, sekretaris Dewie Limpo kembali diperiksa KPK Rinelda Bandoso diperiksa KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Sekretaris pribadi anggota DPR RI dari Fraksi Hanura Dewie Yasin Limpo, Rinelda Bandaso baru saja masuk dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia datang untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan Tahun Anggaran 2016, untuk Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua.

Ketika ditanya oleh awak media apakah kenal dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Sudirman Said, ia hanya menjawab tidak mengenalnya.

"Enggak, enggak ada... ," ucapnya di Gedung KPK,Jakarta,Rabu,(4/11).

Pantauan merdeka.com, hari ini sudah ada dua saksi yang hadir ke gedung KPK untuk dimintai keterangannya. Kedua saksi itu yaitu Sekretaris Pribadi Dewie Yasin Limpo, Rinelda Bandaso, Wakil Ketua Komisi VII DPR Mulyadi. Kemudian, Dewie Yasin Limpo juga turut diperiksa hari ini sebagai tersangka.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan setidaknya lima orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan Tahun Anggaran 2016, untuk Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua. Mereka yakni anggota Komisi VII DPR dari Partai Hanura, Dewiee Yasin Limpo; Staf Ahli Dewiee, Bambang Wahyu Hadi; Sekretaris Pribadi Dewiee, Rinelda Bandaso; Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai Provinsi Papua lranius; serta satu orang pengusaha bernama Setiadi.

Kelimanya diamankan dari hasil Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Tim Petugas KPK di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Bandara Soekarno-Hatta. Pada tangkap tangan itu, KPK menyita sejumlah dokumen dan telepon genggam serta uang sebesar SGD 177.700. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP