Ridwan Kamil targetkan 3 hari basement PvJ selesai dibongkar
Merdeka.com - Pemkot Bandung memenuhi janjinya untuk membongkar lahan bermasalah yakni basement yang ada mal di Paris van Java (PvJ), Jalan Sukajadi Bandung. Pembongkaran dipimpin langsung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.
Secara simbolis, sebuah alat berat dibenturkan ke lahan yang sudah dibeton. Brak! Alat berat itu kemudian menggaruk-garuk beton.
"Makannya jangan main-main dengan aturan," tutur pria yang akrab di sapa Emil disela-sela pembongkaran, Kamis (8/1).
PvJ sendiri diharuskan kembali membongkar proyek yang rencananya akan dibangun lahan parkir karena melanggar aturan koefisien dasar hijau (KDH) dalam sebuah bangunan. Dalam aturannya disebutkan Emil bahwa PvJ diharuskan memiliki 20 persen KDH atau setara 7.600 meter persegi.
Nah, dari 7.600 meter persegi ini diendus 1.200 meter perseginya diselewengkan untuk dijadikan lahan parkir. Menurut dia, itu akan merusak resapan air di lingkungan Sukajadi.
"Makanya Sukajadi suka banjir karena ini salah satu penyebabnya (minimnya resapan)," terang dia.
Dia menyebut, dalam tiga hari ini basement PvJ harus kembali difungsikan kembali menjadi tanah yang akan menjadi resapan air. "Tiga hari targetnya agar sudah tidak ada bangunan lagi," tuturnya.
Dia mengingatkan kembali kepada masyarakat yang menemukan adanya pelanggaran dalam sebuah bangunan untuk dilaporkan kepada Pemkot Bandung. "Di Bandung mah orang kecil dan orang besar juga pada melanggar. Nah, sekarang enggak pilih-pilih. Yang melanggar akan ditindak," tandasnya.
Lahan yang dibongkar secara simbol sepanjang 8x160 meter persegi dibatasi oleh segel mirip garis polisi yang dikeluarkan Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) Kota Bandung.
(mdk/gib)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya