Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ridwan Kamil Sebut Longsor di Sukabumi Akibat Aliran Air yang Deras

Ridwan Kamil Sebut Longsor di Sukabumi Akibat Aliran Air yang Deras longsor kampung Cimapag sukabumi. ©2019 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan penyebab longsor di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, longsor terjadi akibat aliran air cukup deras.

"Yang terjadi adalah ada aliran air yang ekstrem terus menerus sehingga tanahnya menjadi labil, dan terjadi longsoran yang menggelinding akhirnya menghabiskan satu kampung," kata Ridwan di lokasi, Rabu (2/1).

Tercatat 30 unit rumah di kawasan tersebut tertimbun material longsor. Ridwan mengatakan, posisi bangunan sebenarnya berdiri di tanah datar.

"Hari ini kita juga lihat rumah rumah itu tidak di lereng jadi sebenarnya sudah menyesuaikan," ucap dia.

Sebelumnya, longsor menerjang Dusun Garehong Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Bencana terjadi Senin 31 Desember 2018 sekira pukul 17.30 WIB mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan 20 orang masih dilaporkan hilang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, daerah Cisolok merupakan zona bahaya longsor sedang dan tinggi.

"Berdasarkan peta prakiraan terjadinya longsor di Kabupaten Sukabumi pada Januari 2019 dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terdapat 33 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, yang masuk kategori longsor menengah hingga tinggi," jelas Sutopo dalam keterangan rilis, Rabu (2/1/2019).

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber : Liputan6.com

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP