Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ridwan Kamil : Rakyat tak suka dengan wacana remisi bagi koruptor

Ridwan Kamil : Rakyat tak suka dengan wacana remisi bagi koruptor Ridwan Kamil. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Wacana pemberian remisi bagi koruptor menuai kritik dari berbagai kalangan. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bahkan menyebut, rakyat tidak suka dengan wacana remisi untuk para koruptor.

"Jadi menurut saya, secara psikologis rakyat tak suka dengan wacana ini," kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Kamis (19/3).

Pria berkaca mata ini mencoba memahami sudut pandang pertimbangan dari Menkum HAM Yasonna Laoly terkait remisi bagi perampas duit. Kalau pun pemerintah keukeuh dengan pemangkasan tahanan bagi koruptor harus bisa dijelaskan secara komprehensif kepada masyarakat luas.

"Tapi kalau ada pertimbangannya yang masuk logika, saya minta tolong dijelaskan alasannya mengenai wacana remisi koruptor," ungkapnya.

"Soalnya isu korupsi itu sesuatu yang dibenci, sehingga segala sesuatu yang membuat seolah-olah pemberantasan ini melemah, karena ini menjadi hal tak disukai," katanya.

Yasonna sendiri mengaku akan tetap merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2012 terkait syarat dan tata cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. Yasonna menyebut itu merupakan ranah Kemenkum HAM, bukan KPK, polisi, atau Jaksa.

Emil menambahkan, jika pemerintah bisa menjelaskan alasan remisi yang bisa dimasukkan logika, masyarakat tentu akan menerimanya. "Pak menteri jelaskan secara detil. Kalau masuk akal enggak masalah," tandasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP