Ridwan Kamil Perpanjang PSBB di Bogor, Depok, Bekasi Selama 14 Hari
Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Bodebek. Hal ini tidak terlepas dari kajian epidemiologi Covid-19 yang masih fluktuatif.
Menurut dia, berdasarkan evaluasi, sebetulnya kota dan kabupaten Bogor, Bekasi angka reproduksi Covid-19 sudah di bawah satu. Namun, Depok masih tinggi. Karena wilayahnya saling berdekatan, maka daerah tersebut akan tetap melaksanakan PSBB selama 14 hari.
"Kesimpulannya PSBB Proporsional Bodebek diperpanjang 14 hari, dari catatan epidomelogi kita, kabupaten dan Kota Bogor, Depok, Bekasi masih zona kuning," kata dia di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (1/7).
"Sehingga kita belum punya keyakinan untuk melakukan relaksasi mengingat epidemologi dengan Jakarta masih dinamis, fluktuatif dan belum bisa terprediksi terkendali. berbeda halnya dengan yang non-bodebek terkendali," dia melanjutkan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan PSBB transisi di Jakarta diperpanjang selama 14 hari ke depan. Keputusan itu berdasar hasil rapat Gugus tugas Covid-19 DKI Jakarta.
"Kesimpulan rapat gugus tadi disimpulkan bahwa PSBB transisi yaitu kegiatan masih kapasitas 50 persen akan diteruskan 14 hari ke depan," kata Anies dalam Konpers daring, Rabu (1/7).
Anies menyebut hasil penilaian tim fakultas kesehatan masyarakat UI Jakarta mendapat skor 71 yang artinya bisa dapat dilakukan pelonggaran PSBB. "Apabila skor di batas 70 boleh pelonggaran. Dari total skor (Jakarta) ini, status kita bisa melakukan pelonggaran," tambah Anies.
Skor tersebut didapatkan dari tiga unsur yakni epidemologi, kesehatan publik dan fasilitas kesehatan. Anies merinci skor-skor tersebut. "Terlihat epidemologi (Jakarta) 75, kesehatan publik 54, fasilitas kesehatan 83, total 71," ucapnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya