Ridwan Kamil minta proyek LRT Bandung Raya harus rampung 2018
Merdeka.com - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, berharap proyek Light Rail Transit (LRT) Bandung Raya akan dibangun rampung pada 2018 mendatang. Proyek itu diharapkan bisa selesai bersamaan dengan kereta cepat Jakarta-Bandung.
"Presiden mengingatkan agar koridor dua selesai berbarengan dengan kereta api cepat. Artinya di akhir 2018 sudah bisa beroperasi," kata pria akrab disapa Emil di Balai Kota Bandung, Jumat (15/4).
Emil menyatakan senang proyek LRT Bandung Raya dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara. Sehingga dia tidak perlu lagi melibatkan swasta membangun LRT di Kota Bandung.
"Jadi LRT ini sedang disiapkan Perpres yang melebihi ekspektasi kita. Tadinya Perpresnya kita harapkan konsorsium kereta api cepat yang akan mengerjakan LRT, ternyata oleh Pak Jokowi diberi bonus. Jadi semua LRT Bandung akan (dibiayai) oleh APBN," ucap Ridwan.
Ada dua koridor rencananya akan dibangun di Kota Bandung. Buat membangun dua koridor LRT sepanjang 30 kilometer membutuhkan biaya Rp 10 triliun.
Emil mengungkapkan, LRT dibangun di Kota Bandung dirancang terhubung dengan kereta cepat Bandung-Jakarta, dibangun oleh konsorsium BUMN Indonesia dan China.
Saat ini, kata Ridwan, pemerintah pusat sedang membahas peraturan terkait pembangunan LRT Bandung Raya. Kota Bandung menjadi salah satu wilayah dimasukkan ke dalam Rencana Peraturan Presiden (Raperpres) LRT.
"Jadi Perpres itu nanti menunjuk satu BUMN yang akan mengerjakan DED (Detail Engineering Design) dan pengerjaannya. Raperpres lagi disiapkan, dalam waktu dekat," imbuh Ridwan.
Emil mengatakan, saat ini mulai melakukan sosialisasi kepada sejumlah pihak terdampak proyek LRT.
"Kita lakukan sosialisasi kepada pihak terdampak pembangunan LRT. Pemilik toko semua dipanggil intinya saya minta mereka kooperatif agar mendukung (pembangunan LRT)," tutup Ridwan.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya