Ridwan Kamil minta pemerintah Saudi tidak sembarang letakkan crane
Merdeka.com - Salah satu calon haji korban peristiwa jatuhnya katrol berat atau crane di Haram, Makkah berasal dari Kota Bandung, Adang Joppy Lili (58 tahun). Tak ingin peristiwa itu terulang, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meminta pemerintah Arab Saudi tidak lagi membiarkan alat berat berada dekat dengan lokasi aktivitas jamaah sedang beribadah.
"Saya titip pesan saja agar pemerintah Saudi Arabia bertanggung jawab. Nantinya jangan sampai jamaah haji yang sedang beribadah justru bertemu konstruksi," kata pria yang akrab disapa Emil, di Balai Kota Bandung, Senin (14/9).
"Saya sebagai Wali Kota yang berlatar belakang-kan arsitek paham risiko alat berat berdekatan dengan aktivitas manusia yang banyak," tambah Ridwan.
Ridwan pun menyampaikan belasungkawa atas peristiwa crane maut itu. "Saya menyampaikan turut berduka cita pada jamaah Indonesia, khususnya Bandung, yang menjadi korban yang salah satunya terbaik PNS kami," ucap Ridwan.
Insiden jatuhnya crane itu terjadi pada Jumat (11/9) petang waktu setempat. Saat itu beberapa jamaah sedang melakukan tawaf. Hanya saja kondisi cuaca saat itu sedang hujan badai. Tercatat korban meninggal mencapai lebih dari seratus orang. Sepuluh di antaranya berasal dari Indonesia.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya