Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ridwan Kamil ancam polisikan wali murid pura-pura miskin

Ridwan Kamil ancam polisikan wali murid pura-pura miskin Ridwan Kamil. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebut ada 1.500 orang tua yang menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) untuk mendaftarkan anaknya sekolah. Pria yang akrab disapa Emil itu pun mengancam akan mempolisikan SKTM palsu tersebut.

Dengan adanya temuan massal SKTM palsu, pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) baik di tingkat SMP dan SMA/sederajat diperpanjang hingga Kamis 9 Juli 2015 mendatang. Seharusnya pendaftaran tersebut ditutup Senin 6 Juli.

"Ada 1.500 (SKTM palsu) ‎yang mundur secara per hari ini. Tim polisi juga juga bergerak sampai Kamis nanti," kata Emil di Bandung, Sabtu (4/7).

‎Dia menyebut banyaknya pendaftar melalui jalur non-akademik yang mundur dikarenakan takut berurusan hukum. Dengan begitu, jalur akademik kuotanya akan bertambah.

"Hari kamis akan banyak kursi kosong akibat orangtua dengan SKTM bodong mundur. Maka kembali hak akademik normal bisa ikut lagi," ujarnya.

Sementara Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkot Bandung untuk menindak tegas para pemilik SKTM yang tidak sesuai dengan persayaratan.

"Bilamana ditemukan pengguna SKTM yang tidak berhak maka akan kita tindak. Semua itu SKTM ada kriteria penerimanya," ungkapnya. ‎

Pihaknya mendapat laporan terkait pemilik SKTM yang tidak sesuai kriteria. Mereka mendapat SKTM hanya untuk mendaftarkan anaknya dari jalur non akademik lantaran nilai yang dicapai tidak memenuhi syarat.

"Mereka itu rumah sudah tingkat dua, punya mobil, kerjaan layak, tapi gara-gara anaknya kurang NEM mereka membuat SKTM. Gak lucu juga anak-anak yang pinter tersisihkan," tandasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP