Ribut di depan panti pijat, pria bertato kritis ditikam
Merdeka.com - Andri Permana (22), pria yang tubuhnya dipenuhi tato ini kritis ditikam teman tongkrongan di depan Panti Pijat Bunda, Kampung Rawa Bogo RT 5/9, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, dini hari tadi. Saat terjadi keributan, mereka dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.
Menurut keterangan istri Andri, Citra (20), peristiwa itu bermula ketika suaminya sedang nongkrong bersama tiga orang temannya, R, A, dan N. Namun, secara tiba-tiba terjadi keributan.
"Salah satu bilang ke suami saya, lu (Andri) ngomongin gua di belakang ya. Jangan menang tatonya doang lu," kata Citra menirukan salah satu pelaku, di Bekasi, Jumat (24/5).
Citra mengatakan saat keadaan semakin panas, pelaku menusuk Andri hingga kritis. Dari hasil identifikasi, Andri mengalami luka tusuk di leher, tangan kanan, dan pinggang. Usai menusuk Andri, pelaku melarikan diri.
"Mereka (pelaku) kabur," ujarnya.
Korban yang bersimbah darah, lalu oleh temannya dibawa ke RSUD Kota Bekasi. Lantaran lukanya cukup parah, Andri dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat untuk perawatan medis. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya