Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ribuan umat Islam Solo demo, minta hakim hukum maksimal Ahok

Ribuan umat Islam Solo demo, minta hakim hukum maksimal Ahok Ribuan umat Islam Solo demo minta Ahok dihukum maksimal. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ribuan umat Islam yang tergabung dalam Dewan Syariah Kota Solo, menggelar aksi demonstrasi 'bela Islam' di Bundaran Gladag. Usai salat Jumat mereka berkumpul di Masjid Kotta Barat dan melakukan longmarch melalui jalan protokol Slamet Riyadi sepanjang 3 kilometer.

Massa yang menyesaki jalan tersebut terus menyerukan yel-yel anti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Para demonstran kecewa terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hanya menuntut hukuman 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun terhadap gubernur pengganti Joko Widodo (Jokowi) itu dalam kasus penistaan agama yang didakwakan.

Mereka meminta Hakim yang menyidangkan kasus tersebut agar bersikap independen dan bisa memutuskan perkara penista agama dengan hukuman maksimal. Mereka juga meminta Komisi Kejaksaan untuk memeriksa JPU, karena patut diduga ada tekanan dan kepentingan lain, selain penegakan hukum.

"Tuntutan jaksa kepada Ahok hanya 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun kembali membuat kaum muslimin terluka. Kami merasa terpanggil untuk kembali menyuarakan hati nurani dan rasa keadilan," ujar Ahmad Sigit, koordinator aksi, Jumat (28/4).

Sigit membantah jika aksi 'Bela Islam' yang dilakukan sebelumnya bermuatan politik agar Ahok tak terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun aksi tersebut murni sebagai bentuk perjuangan umat Islam agar penghina agama benar-benar diadili.

"Aksi kami ini membuktikan bahwa aksi-aksi yang dulu tidak ada muatan politiknya menjelang Pilkada DKI Jakarta," tandas Sigit.

Selain tuntutan di atas, Dewan Syariah Kota Solo juga mengeluarkan pernyataan sikap terkait penistaan Alquran dan ulama yang dilakukan oleh Ahok. Dewan Syariah minta Ahok dihukum berat, mengacu hukuman kepada Arswendo Atmowilopo dalam kasus serupa selama 4 tahun penjara. Serta menyerukan kepada Umat Islam agar memegang teguh dan mengamalkan ajaran Islam dan hukum-hukumnya.

Aksi demonstrasi tersebut membuat arus lalu lintas menuju balai kota dan Pasar Klewer tersendat. Ratusan anggota Polresta Solo juga nampak menjaga aksi tersebut hingga selesai.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP