Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ribuan personel gabungan TNI Polri disebar amankan Pilkada di Kaltim

Ribuan personel gabungan TNI Polri disebar amankan Pilkada di Kaltim TNI dan Polri tinjau salah satu TPS di Samarinda. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Polda Kalimantan Timur bersama Kodam VI Mulawarman mengerahkan 6.935 personel untuk mengamankan Pilgub Kaltim dan Pilbup Penajam Paser Utara (PPU), yang digelar serentak 27 Juni 2018. Pengamanan Polri dan TNI melekat hingga di TPS.

Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Priyo Widyanto bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, sekitar pukul 15.30 WITA mengecek TPS rawan gangguan keamanan dan politik uang di TPS 14 kelurahan Sengkotek, kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda.

"TPS yang dianggap rawan, semua pendistribusian tidak ada hambatan. Kemarin sudah dilakukam penyerahan pasukan pengamanan di TPS, termasuk BKO dari Polda, untuk perkuat Polres jajaran. Semua sudah siap amankan pemungutan suara," kata Priyo ditemui di sela peninjauan TPS rawan, Selasa (27/6) sore.

"Masyarakat tidak usah mudah provokasi, yang bisa mengganggu ketertiban umum, keamanan dan kondusifitas wilayah. Kami siap mengamankan, termasuk menghadapi situasi kondisi di tiap daerah," ujar Priyo.

Sebelumnya, Bawaslu Kalimantan Timur melansir 448 TPS rawan se-Kalimantan Timur. Samarinda, berada pada posisi paling rawan. "Belum ada kecocokan keriteria rawan dari Kepolisian dan Bawaslu. Oleh karena itu, kita sudah diskusikan kecocokan tingkat kerawanan. Baik itu terkait karakteristik wilayah, dukungan mayoritas wilayah, perkembangan situasi dan potensi kerawanan terakhir," terang Kapolda.

Dijelaskan Priyo, ada 5.300 personel Polda bersama jajaran, juga dibantu TNI, mengamankan Pilgub Kaltim dan Pilbup PPU. "Mudah-mudahan hanya perhitungan (rawan) tapi kondisi situasi selalu kondusif," bebernya.

Sementara, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto juga memastikan kesiapan 1.635 personelnya membantu Polda Kalimantan Timur.

"Yang tentunya juga berdasarkan permintaan Kapolda, di mana rawan, kita pertebal pasukan di situ. Sampai saat ini semua sudah siap bantu rekan Kepolisian dan jajaran saya, saya yakinkan bahwa TNI harus benar-benar netral," tegas Subiyanto.

"Teknis pengamanan dari TNI, selain langsung berdampingan dengan Bhabinkamtibmas, juga kita siapkan batalion yang siap digerakkan, kalau diminta Polres," demikian Subiyanto.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP