Ribuan nahdliyin kumpul di alun-alun Jombang menanti hasil muktamar
Merdeka.com - Setelah sebelumnya klaim bahwa 30 PWNU dan 400 PCNU telah diisolir di Ponpes Tebuireng Jombang sebagai mosi tidak percaya pelaksanaan Muktamar ke33 NU, akhirnya terbantahkan dengan hadirnya separuh lebih peserta muktamar di aula pemilihan ketua Tanfidziyah PBNU, Rabu malam (5/8). Ribuan warga NU pun menyaksikan di alun-alun Jombang di layar videotron.
Penggembira yang datang dari berbagai daerah di Indonesia ini datang hanya ingin menyaksikan siapakah yang akan memimpin NU ke depan. Dengan duduk beralaskan plastik kesan sama rata sama rasa sangat kental dengan nuansa kalangan nahdliyin.
"Saya datang sudah 10 hari di Jombang dan ingin hadir memeriahkan Muktamar ke-33 NU di Jombang ini. Apalagi ini adalah malam terakhir pemilihan Ketua Tanfidziyah PBNU," kata H. Rohmadi warga NU dari Kalimantan Selatan pada merdeka.com.
Prosesi pemilihan ini sempat molor setelah sebelumnya ada klaim bahwa puluhan PWNU dan ratusan PCNU diisolir di pesantren Tebuireng. Namun klaim tersebut terbantahkan ketika para pengurus Tanfidziyah hadir di arena muktamar.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya