Ribuan murid TK dan PAUD ramaikan parade ogoh-ogoh di Bali
Merdeka.com - Tak hanya kelompok remaja yang mempersiapkan ogoh-ogoh jelang perayaan malam tahun baru Caka 1938 atau Nyepi. Ratusan anak-anak PAUD dan TK juga ikut meramaikan dengan menggelar pawai ogoh-ogoh mini.
"Selain menanamkan tradisi seni budaya sejak dini, sekaligus ketertiban dan kebersamaan," ujar Kadisdikpora Gianyar I Made Suradnya usai melepas pawai di Kabupaten Gianyar, Bali.
Pawai serupa juga digelar di kota Denpasar. Setidaknya melibatkan 3.000 peserta yang membawa 60 ogoh-ogoh dari 39 gugus yang dipusatkan di lapangan Lumintang, Denpasar. Dalam parade ini, ogoh-ogoh mini diarak menuju jalan utama yang mengitari lapangan, kurang lebih berkisar 700 meter.
"Sudah satu bulan kami menyiapkan mengikuti parade ogoh-ogoh ini. Setiap tahun sekolah kita mengikuti parade ogoh-ogoh," kata salah satu guru dari TK Titi Dharma ini, Wayan Eka Sari.
Dia mengatakan, murid-muridnya antusias mengikuti parade ogoh-ogoh. Tidak hanya lelaki, murid perempuan juga tak mau kalah membawa ogoh-ogoh. "Adanya tradisi parade ogoh-ogoh ini bagus, karena kita bisa memperkenalkan budaya tradisi kita sejak dini kepada anak-anak," ucapnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya