Ribuan ikan mati misterius di Ancol, ribuan warga tetap berkunjung
Merdeka.com - Matinya ikan-ikan secara misterius di sekitar Pantai Ancol, Senin (30/11) lalu, tidak memengaruhi kunjungan warga Jakarta ke pantau di Jakarta Utara itu. Hal tersebut terlihat dengan masih tingginya animo masyarakat untuk berkunjung bahkan berenang di sekitar pantai yang airnya diduga tercemar limbah itu.
"Meskipun sempat mengagetkan pengelola dan masyarakat, namun jumlah pengunjung tetap saja tinggi dan tidak ada penurunan," ujar Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Rika Lestari dalam keterangan persnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (1/11).
Meski demikian, Rika mengatakan aktivitas pengunjung belum menunjukkan penurunan sejak akhir minggu kemarin terlebih saat kejadian kematian ribuan ikan tersebut mencuat.
"Pengunjung tetap sama saja tapi hanya aktivitas berenangnya saja yang dilarang takut terjadi hal yang tidak diinginkan," ungkap Rika.
Selain itu, melihat kejadian tersebut Rika mengungkapkan pihaknya tak ingin menduga-duga penyebab kejadian itu. Dia mengaku akan menyerahkan kasus ini pada pihak yang berwajib.
"Biar nanti pihak yang berwajib saja yang menentukan penyebabnya," tandasnya.
Sementara itu, Petugas Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Metro Jaya menduga penyebab kematian ribuan ikan di Pantai Ancol, Jakarta Utara akibat cairan limbah beracun. Limbah itu mengendap lalu terbawa ke laut dan menyebabkan ikan mati.
"Diduga endapan limbah beracun di muara sungai yang terbawa ke laut," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditpolair Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Edi Guritno, Selasa (1/12).
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya