Ribuan Guru di Tangerang Divaksin saat Ramadan, Screening Diperketat
Merdeka.com - Tenaga pendidik di Kota Tangerang menjalani penyuntikan dosis kedua vaksin Covid-19 sejak kemarin. Vaksinasi pada bulan Ramadan ini dilakukan dengan screening atau penyaringan yang ketat.
"Karena ini bulan puasa, jadi kami perketat pemeriksaan kesehatannya, setelah itu baru kita lakukan vaksinasi," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Rabu (14/4).
Menurut dia, vaksinasi ini masih diperuntukkan bagi tenaga pendidik, sebagai persiapan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) apabila sudah diperbolehkan pemerintah pusat.
"Tenaga pendidik sudah 12 ribu orang yang divaksin termasuk tenaga pendidik pada Kementrian Agama serta dosen perguruan tinggi, targetnya 20 ribu orang," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin juga menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi dosis kedua bagi tenaga pendidik itu sebagai persiapan pembelajaran tatap muka.
"Hari ini sekitar 2.500 guru targetnya yang divaksin, besok jumlahnya kurang lebih sama, masih 40 persen yang belum tervaksin. Mudah-mudahan bulan ini atau bulan depan sudah ada kuota lagi sebagai kesiapan kita dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka," ucap dia.
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada saat Berpuasa. Fatwa tersebut menyatakan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat Islam yang sedang berpuasa.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya