Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Riau Siapkan 228 Lebih Tempat Tidur Jika Pasien Covid-19 Melonjak

Riau Siapkan 228 Lebih Tempat Tidur Jika Pasien Covid-19 Melonjak Pasien Covid-19 jalani perawatan intensif di RS Bogor. ©REUTERS/Willy Kurniawan

Merdeka.com - Juru Bicara Penanganan COVID-19 Riau dr Indra Yovi mengatakan Riau akan menyiapkan 228 lebih tempat tidur untuk menangani pasien COVID-19 jika terjadi lonjakan saat pelacakan dan penyisiran pasien.

Tempat tidur itu disiapkan antara lain di RSUD Petala Bumi Pekanbaru dan RS Bhayangkara Dumai yang diplot untuk pasien khusus virus corona.

"Kebijakan ini ditempuh jika terjadi peningkatan jumlah kasus COVID-19 seperti diprediksi akan terjadi Juni atau Juli 2021," kata Indra di Pekanbaru dilansir Antara, Kamis (27/5).

Menurut dia, kapasitas tempat tidur lainnya untuk menangani pasien COVID-19 juga ditingkatkan di RSUD Arifin Achmad menjadi 200 tempat tidur pasien COVID-19.

Ia menyebutkan di RS banyangkara Dumai, kondisinya memungkinkan tersedia 28 tempat tidur. Kemudian RS Pertamina di Dumai juga sudah meningkatkan kualitas dan kapasitas, ruang ICU mereka naikan menjadi 10 ruang ICU, dan tempat tidurnya juga ditingkatkan dua kali lipat jumlahnya.

"Berikutnya rumah sakit lainnya yang ditunjuk sebagai rujukan pasien COVID-19 sudah diperintahkan untuk mematok 30 persen dari jumlah tempat tidur untuk pasien COVID-19. Tapi kalau kita lihat rumah sakit swasta rujukan pasien COVID-19 sudah menyiapkan lebih dari 30 persen tempat tidur," katanya.

Kalangan warga Kota Pekanbaru meminta Pemerintah Provinsi Riau untuk segera mempercepat vaksinasi kepada warga melalui RT setempat, bisa jadi dengan memanfaatkan masjid atau musala agar kekebalan komunal segera terwujud.

"Seharusnya Tim Satgas Riau mengagendakan kunjungan Tim Vaksinasi ke masyarakat pada tingkat RT, ini akan lebih mudah mempercepat vaksinasi ketimbang di gedung, di hotel atau di Puskesmas. Selain warga cepat terkumpulkan, karena dikomandoi RT, mereka juga nyaman untuk datang divaksin karena tidak merepotkan, seperti bagi kalangan lansia," kata warga Kota Pekanbaru, Imelda Surya (49) yang juga seorang pengajar di sekolah swasta di kota itu.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP