Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Riau Siaga Karhutla hingga 30 November 2022

Riau Siaga Karhutla hingga 30 November 2022 Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal dan Jubir Gubernur Riau Raja Hendra Saputra. ©2022 Merdeka.com/Abdullah Sani

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Riau mengumumkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pengumuman status siaga seiring telah ditandatanganinya Surat Keputusan Nomor SK Karhutla 653/III/2022 tanggal 21 Maret 2022 pada Senin (21/3) kemarin.

Pengumuman status siaga Karhutla disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizal di ruang media center BPBD Riau, Jalan Sudirman, Selasa (22/3).

"Hari ini Pemprov Riau tetapkan status siaga Karhutla. SK penetapan status sudah ditandatangani Pak Gubernur Riau kemarin, (berlaku) hingga 30 November 2022," ujar Edy .

Penetapan status ini seiring dengan telah ditetapkannya status yang sama oleh Pemkab Bengkalis, Meranti, dan Pelalawan. Penetapan status siaga oleh tiga daerah ini, menjadi dasar penetapan status siaga di tingkat provinsi.

Saran BMKG Pekanbaru

Selain itu, penetapan status siaga Karhutla Pemprov Riau ini juga setelah mendapatkan saran dan masukan dari TNI, Polri, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru.

Luas lahan terbakar sejak 1 Januari 2022 sampai hari ini lebih kurang 168,66 hektare. Yakni dengan rincian, Rokan Hulu 3 hektare, Rokan Hilir 3 hektare, Dumai 5,1 hektare, Bengkalis 74,2 hektare.

Kemudian Kepulauan Meranti 6 hektar, Siak 4,28 hektar, Pekanbaru 3,13 hektar, Kampar 8 hektar, Pelalawan 22,7 hektare, lalu Indragiri Hulu 6,75 hektare, Indragiri Hilir 32,5 hektar. Sementara kebakaran lahan di Kuantan Singingi tercatat masih nihil.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP