RI kendalikan sebagian lalu lintas udara Australia
Merdeka.com - Kedaulatan udara Republik Indonesia (RI) masih belum terwujud. Sebagian wilayah udara RI masih diatur oleh pengatur lalu lintas udara Singapura dan Malaysia. Namun Menko Polhukam Djoko Suyanto menilai hal ini sebagai hal yang wajar.
"Perlu diketahui yang dikendalikan negara lain adalah hal biasa. Kita juga kendalikan sebagian wilayah timur Australia di Papua. Sebagian wilayah Northeast juga dikendalikan AS," ujar Djoko usai rapat di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (29/3).
Djoko pun menjelaskan pemerintah bertekad mewujudkan kedaulatan udara RI. Saat ini pemerintah sedang membangun infrastruktur sehingga nantinya Indonesia bisa mengatur lalu lintas udara sendiri. Saat ini Indonesia masih kekurangan peralatan dan sumber daya manusia sehingga masih mengandalkan pengaturan lalu lintas udara Singapura.
"Kami sedang persiapkan sarana dan prasarana negara dan kementerian perhubungan concern untuk mengatur wilayah laut dan udara kita. Yang penting ada orang dan sumber daya manusianya. lalu lintas yang padat di daerah itu bagaimana perjuangan kita terhadap penerbangan sipil internasional," jelas Djoko.
Pemerintah pun mengaku akan bersikap tegas pada setiap pesawat udara asing yang masuk ke wilayah Indonesia. Sesuai ketentuan, setiap pesawat terbang wajib melaporkan tujuan, ketinggian dan kecepatan.
"Ada aturan baku yang harus dipenuhi," tegas Djoko. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya