Reza tewas ditikam, rekan-rekannya lempari SMK Izatta dengan batu
Merdeka.com - Polisi hingga kini masih berjaga di dua sekolah yang diduga berseteru, yaitu SMKN 2 Depok dan SMK Izatta. Pasalnya, kemarin Reza Dewantara tewas dikeroyok di dekat SMK Izatta.
Tak lama dari peristiwa ini, terjadi aksi balas dendam. Siswa SMKN 2 Depok menyerang SMK Izatta. Akibatnya kaca sekolah SMK Izatta banyak yang pecah. Kini dua sekolah itu dijaga ketat pihak kepolisian.
Haris, saksi mata menuturkan, saat penyerangan terjadi ada puluhan siswa naik motor mendatangi SMK Izzata. Mereka langsung memanjat pagar dan melempari sekolah.
"Pos satpam disambit batu. Ruang kelas dilemparin juga," katanya, Jumat (18/9/2015).
Puas dengan aksi balas dendam, puluhan siswa langsung pergi begitu saja. Siswa SMK Izatta tidak ada yang keluar saat kejadian.
"Sekolahnya dihujani batu. Kaca ruang kelas berantakan," ucapnya.
Seperti diketahui, Reza tewas karena dikeroyok sejumlah siswa. Dia kehabisan darah ketika dilarikan ke RS Citama. Korban mengalami luka tusuk di punggung, tangan dan kaki. Bahkan luka tusuknya sampai tembus ke paru-paru.
"Tidak tertolong. Anak saya meninggal di rumah sakit karena luka sabetan menembus paru-paru sebelah kiri," kata Ade Wijaya, orangtua korban.
Dikatakan, anaknya tidak pernah terlibat tawuran. Saat itu korban hanya melintas di depan SMK Izatta. Melihat ada gerombolan siswa lain, Reza yang diboncengi temannya langsung balik arah tapi berhasil dikejar. Reza pun dihadang dan terjatuh. Dia langsung dikeroyok dan ditusuk juga disabet pakai celurit.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya