Respons Satgas Soal Isolasi Mandiri Dianggap Tidak Efektif
Merdeka.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menanggapi pernyataan kepala daerah bahwa isolasi mandiri di rumah tidak efektif. Idealnya, isolasi dilakukan di fasilitas terpusat.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, pada prinsipnya setiap pemerintah daerah harus tanggap menyiapkan fasilitas isolasi terpusat. Terutama daerah-daerah yang sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19.
“Karena tidak semua masyarakat menyanggupi isolasi secara mandiri yang layak,” katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/2).
Dia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas isolasi terpusat yang disediakan oleh pemerintah daerahnya.
“Manfaatkan fasilitas yang telah disediakan demi menjamin proses isolasi dan pelayanan yang terpantau serta terkendali,” ucapnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan isolasi mandiri di rumah tidak efektif dalam menangani pasien Covid-19. Dia mendorong, isolasi pasien yang terjangkit virus SARS-CoV-2 itu dilakukan di fasilitas terpusat.
“Karena isoman sama sekali tidak efektif," katanya saat meninjau lokasi isolasi terpusat di Asrama Haji Medan, Senin (21/2).
Dia mencatat data pasien isolasi mandiri di rumah sebanyak 14.500 orang. Sementara yang menjalani isolasi di fasilitas terpusat hanya 400 orang.
"Jadi tempat isolasi-isolasi terpusat ini akan kita buka ke depannya. Jadi pelan-pelan kita tak berlakukan isoman,” ucapnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya