Respons dingin Gubernur Papua atas penunjukan Presdir Freeport
Merdeka.com - Gubernur Papua Lukas Enembe tak banyak merespons terkait penunjukan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Chappy Hakim sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia yang baru.
"Untuk apa kami mau menanggapi karena sudah penunjukan begitu, itu bukan urusan kami tapi negara. Jadi ketika dipercayakan luar biasa," kata Lukas di Jayapura, Kamis (24/11).
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Hery Dosinaen mengatakan, kini yang paling terpenting adalah perjuangan Gubernur Papua bersama semua stakeholder agar Freeport lebih memfokuskan keinginan Pemerintah Indonesia.
"Ataupun pihak-pihak terkait yang tereduksi agar bisa memperhatikan Bumi Cenderawasih secara komprehensif ke depannya," kata Hery. Dikutip dari Antara.
Chappy Hakim dipilih sebagai Presdir Freeport setelah mendapat persetujuan secara resmi dari pemegang saham Freeport McMoRan Inc.
Informasi yang beredar, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara ini terpilih setelah berkonsultasi dengan Pemerintah Indonesia, sebab pemerintah memiliki saham 9,36 persen di Freeport Indonesia.
Chappy sendiri bukan wajah baru bagi perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu karena telah menjadi penasihat senior Freeport sejak Agustus 2016.
Chappy Hakim bergabung dengan Freeport Indonesia setelah menyelesaikan karir di TNI Angkatan Udara dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Staf Angkatan Udara dengan pangkat Marsekal.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya